BAGIAN-BAGIAN KOMPUTER DAN FUNGSINYA
Komputer baik
laptop maupun desktop memiliki bagian-bagian penyusun yang membuat komputer
baik desktop maupun laptop dapat berfungsi dengan optimal, meskipun demikian
tidak sedikit kita mungkin yang belum mengerti bagian-bagian komputer dan
fungsinya, berikut sedikit informasi singkat tentang komponen dan fungsi-fungsi
bagian komputer beserta gambar komponen komputer yang mungkin dapat menambah
wawasan tentang komputer kita.
Komponen induk dari
sebuah komputer ini memegang peran yang sangat penting dalam stabilitas kinerja
komputer, di bagian inilah seluruh komponen lainnya terpasang dan saling
berkomnukasi antar bagian disini juga pengaturan seluruh kinerja komputer
diatur, spesifikasi motherboard sangat berpengaruh terhadap ketahanan memproses
sebuah komputer, terutama bagi gamers ataupun designer yang lebih mengutamakan
akselerasi
Bagian Kedua, ProcessorKomponen yang satu
sering kali di ibarat dengan otak sebuah komputer, sesuai namanya processor
adalah komponen yang bertugas memproses perintah dan logika yang diberikan oleh
operator komputer, banyaknya jenis processor yang ada sebanding dengan software
yang berkembang dipasaran kerena dituntut untuk dapat melakukan banyak
perkerjaan salam satu waktu terkadang pemilihan processor yang kita gunakan
harus tepat, karena jika sampai salah pilih akan berimbas pada lambatnya proses
kerja sebuah komputer yang pasti berimbas langusng pada pekerjaan pengguna
komputer
Bagian Ketiga, Memory atau RAM (Random Access Memory)
Bagian Ketiga, Memory atau RAM (Random Access Memory)
Bila saya ibaratkan
processor adalah pompa air dan air adalah data yang di proses, maka memory atau
ram ini adalah bak penampung sementara yang berfungsi menampung data yang telah
terproses oleh processor sebelum di alirkan kebagian-bagian yang membutuhkan,
banayknya pengembangan yang dilakukan pada bagian ini membuat kita lebih mudah
dalam pemilihan ram yang cocok untuk pekerjaan kita, apalagi sekarang hampir
semua merk menerapkan sistem garansi lifetime pada ram.
Bagian Keempat, Video Card (VGA)
Fungsi dari Video
card adalah mengolah gambar sebelum ditampilkan ke monitor, banyaknya kebutuhan
pengolahan gambar bagi gamers atau designer yang mengharuskan merogoh kantong
yang agak dalam, beruntung sekarang bagi pengguna komputer kantor video grafis
sudah terintegrasi dalam motherboard sehingga lebih menghemat pengeluaran.
Bagian Kelima, Hardisk
Fungsi hardisk
sebagai media penyimpanan data pada komputer, kapasitas yang benar tentu saja
berpengaruh terhadap jumlah data yang dapat kita simpan, ditambah lagi buffer
yang besar akan membantu kecepatan transfer baik antar hardisk ataupun untuk
proses suatu program. Fungsi lain dari hardisk untuk penyimapanan data yang
bersifat mobile dengan sedikit penambahan casing pada hardisk laptop.
Bagian Keenam, Optical Disk Drive (ODD)
Fungsi utama untuk
pembacaan pada media CD ataupun DVD, memang secara fungsi sekarang kurang
diminati karena banyaknya media penyimpanan yang bersifat mobile dan
berkapasitas lebih besar daripada CD, DVD ataupun Blueray yang dapat diakses
langsung tanpa menggunakan CD atau pun DVD
Bagian Ketujuh, Monitor
Monitor berfungsi
untuk menampilkan gambar dari video card, LCD mungkin lebih banyak daripada
monitor tabung (CRT) selain kebutuhan listrik yang relatif ebih kecil dan
hemat, kebutuhan ruang yang relatif kecilpun menjadi poin penting transisi dari
CRT ke LCD, meskipun masyarkat banyak yang beralih ke LCD, beberapa profesi
seperti design ataupun layout lebih bertahan di monitor CRT
Bagian Kedelapan, Mouse + Keyboard
Dua item diatas
berfungsi sebagai input sebuah komputer, tidak banyak yang bisa saya gambarkan
pada bagian ini, hanya kenyamanan tangan dan jari yang mungkin menjadi pion
penting kita sebelum membeli bagian ini.
Bagian Kesembilan, Casing
dan Power SupplyCasing dan power supply biasanya satu paket dalam komputer, yang
berfungsi sebagai rumah komputer dan sebagai penyedia listrik yang yang akan
dialirkan pada seluruh bagian komputer. macam-macam bentuk dan model casing
yang ada sering kali dapat menipu analisa kita tentang komputer yang bagus atau
bandel karena sudah sifat manusia lebih cenderung melihat dari sampulnya
sebelum bertanya isinya.
Cara Merakit Komputer Lengkap -
Untuk merakit komputer dan mendapat hasil yang optimal, dibutuhkan kesabaran
dan ketelitian serta sedikit pengetahuan tentang komputer. Untuk merakit
komputer tidak diperlukan yang namanya menyoder atau lainnya, karena anda hanya
memasang dan menghubungkan soket-soket yang sudah disediakan.
Nah kita mulai mengenal istilah dalam perakitan komputer
1. Casing
Tempat atau rumah dari semua hardware komputer.
2. CPU/Procesor
Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris: Central
Processing Unit; CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami
dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain,
pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU.
3. RAM
Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory,
RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam
waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini
berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di
mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses
data secara berurutan.
4. Hard Disk
Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk drive
disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat
keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.
5. Optik Device (vcd/DVD)
Perangkat tambahan untuk Input data menggunakan Optic seperti VCD dan DVD
Cara Merakit Komputer Lengkap
1. Persiapan Merakit Komputer
- Gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak dengan barang elektronik, untuk menghindari konslet,
- Gunakan sandal untuk menghindari strum ringan
- Penentuan Konfigurasi Komputer
- Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Pengamanan
Siapkan wadah untuk menyimpan benda2 kecil;
Siapkan Perlengkapan seperti obeng dll
Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut
dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Tentukan kompunen apa saja yang ingin digunakan baik itu
hardware atau sofware
2. Proses Perakitan Komputer
- Penyiapan motherboard
- Memasang Prosessor
- Memasang heatsink
- Memasang Modul Memori
- memasang Motherboard pada Casing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan Casing
- Memasang Drive
- Memasang card Adapter
- Penyelesaian Akhir
A. Pemasangan Mother Board
Pertama kali dalam tahap perakitan yaitu pemasangan Mother
board, pasangkan Motherboard pada casing, dan pemasangan jumper harus sesuai
(baca Buku manual) Pemasangan jumper yang salah dapat menyebabkan kerusakan
permanen pada hardware.
B. Memasang Prosessor
Sebelum memasang prosessor ada baiknya kita mempelajari
kinerja slot prosesor, nah setelah paham, lihat tanda yang ada di atas prosesso
dan yang ada pada prosesornya, jangan sampai prosessor terbalik (catatan Setiap
edisi dan type prosesor akan berbeda, pastikan prosessor yang anda gunakan
sesuai dengan Motherboard).
C. Memasang Heitsink
Akan agak sulit dalam pemasangan heitsink (pendingin,
biasanya ada salf yang di bubuhi di antara procesor dan Heitsink, di atasnya
ada kopas yang di hubungkan dengan motherboard berfungsi mengalirkan udara
panas dari motherboard.
D. Memasang Memory RAM
Ada beberapa jenis memori seperti SIMM, RIMM dan DIMM ,
pastikan motherboard Mendukung RAM, pasangkan dengan hati2 (jangan pasang ram
ketika terhubung dengan listrik karena dapat merusak komponen)
E. Memasang Motherboard pada Casing
Pasangkan Motherboard pada casing Tentukan posisi lubang
untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal
spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai
dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala
dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada
setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika
ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada
casing dan kunci dengan sekerup.
F. Memasang Power Supply
Pasangkan Power suply pada casing, dan colokan suply
listrik, pada motherboard, CD,hard drive,
G. Memasang Drive
G. Memasang Drive
Drive mempunyai kabel penghuung berupa SATA atau ATA
(disertakan dalam pembelian hardrive) hubungkan kabel tersebut dari Drivr
(DVD,hard disk, Flopy) ke motherboard dan jangan lupa slot yang dari power
supply.
H. Memasang Card Adapter
Card adavter atau lebih ramah di panggil VGA, ada beberapa
atau kebanyakan motherboard menggunakan option onboard (berarti VGA nya sudah
ada di dalam motherboard) kalaupun tidak onboard, Pemasangan VGA sangat mudah,
seperti kalanya memasang kabel yang lainya.
I. Penyelesaian Akhir
- Pasang penutup casing dengan menggeser
- Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
- Pasang konektor monitor ke port video card.
- Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
- Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
- Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
- Pengujian setelah selesai merakit komputer
- Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
- Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
- Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
- Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
- Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
#semoga penjelasan dari saya bermanvaat ada kurangnya saya mohon mav :)




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar